BREAKING NEWS

SOSIAL

HUKUM

OPINI

NASIONAL

POLITIK

SPORT

CELEBRITY

Saturday, 4 March 2017

SIMPAN GANJA SINTETIS, ANDIKA 'THE TITANS' DITANGKAP POLISI


Di tengah kehebongan kedatangan Raja Salman ke Indonesia, dunia selebriti dikejutkan dengan penangkapan Andika 'The Titans'. Andika ditangkap pihak berwajib karena kedapatan memiliki narkoba.

Andika saat ini tengah diamankan Satuan Narkoba Polrestabes Bandung. Andika kedapatan menyimpan ganja sintetis atau gorila.

''Ya benar yang bersangkutan telah diamankan,'' ujar Kombes Pol Hendro Pandowo, Kapolrestabes Bandung, Rabu (1/3/2017).

Selain memiliki gorila, Andika juga dikabarkan menjadi seorang bandar, yang mengedarkan di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Independensi KPK Tuntaskan Kasus Korupsi E-KTP Diuji


Independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) diuji. 

Pasalnya, kasus korupsi itu diduga melibatkan banyak pihak, sebagaimana diakui Ketua KPK Agus Rahardjo saat berada di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Jumat 3 Maret 2017.

Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan, korupsi yang melibatkan oknum-oknum dari kekuasaan, terutama yang sering terjadi eksekutif bersama legislatif merupakan korupsi yang bersifat sistemik. 

"Bagaimana tidak, yang satu mengajukan proposal kegiatan, yang satunya memeriksa dan menyetujui anggaran," ujar Fickar kepada SINDOnews, Sabtu (4/3/2017).

Menurut dia, pola hubungan interdependensi kerap melahirkan para pelaku korupsi. "Kasus e-KTP merupakan cerminan nyata dari korupsi jenis ini, yang setiap tahun anggaran pasti berulang," tuturnya. 

Oleh karena itu, kata dia, tidak mengherankan jika banyak melibatkan orang yang memang "berbakat" untuk korupsi. "Persoalannya adalah sejauh mana independensi KPK bisa ditegakkan (untuk) berani menetapkan para (nama-nama besar) itu sebagai tersangka, seperti kita ketahui orang-orang yang pernah dipanggil KPK terdiri atas gubernur aktif, menteri dan para anggota, bahkan ketua DPR, yang di antaranya 14 orang telah mengembalikan uangnya Rp250 milliar," ungkapnya.

Dia berpendapat, korupsi e-KTP adalah megakorupsi karena anggarannya sebesar Rp6 triliun. 

Dengan dana sebesar itu dikatakannya  sangat mungkin banyak pihak menikmatinya. "S‎ekali lagi mari kita dukung KPK memberantas bandit-bandit korupsi," ucapnya. 

Warga Kecewa Raja Salman Tak Jadi Salat Jumat di Masjid Istiqlal


Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud tak jadi melakukan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pasalnya, hingga azan salat Jumat berkumandang, Raja Salman belum juga hadir.

Kepala Bagian Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam mengatakan, pihaknya masih belum juga menerima pemberitahuan resmi, baik dari protokoler kerajaan maupun protokoler Kementerian Luar Negeri secara lisan dan tertulis kalau Raja Salman akan melaksanakan Solat Jumat di Masjid Istiqlal.

"Kalau memang datang, tentu kami sudah siap. Tapi, sampai sekarang belum ada pemberitahuan resminya," ujarnya pada wartawan di Masjid Istiqlal, Jumat (4/3/2017).

Sementara itu, berdasarkan pantauan, azan salat Jumat telah dikumandangkan tapi Raja Salman belum juga muncul. Sedang masyarakat yang hendak menggelar salat Jumat di Masjid Istiqlal semakin berdatangan hingga area parkir masjid penuh sesak.

Salah satu warga, Nafian (36) menerangkan, dia datang jauh-jauh dari Depok untuk menunaikan salat Jumat di Masjid Istiqlal. Sebab, dia menerima kabar kalau Raja Salman hendak Jumatan di masjid terbesar se-Asia Tenggara itu. 

Namun, dia kecewa karena ternyata Raja Salman tak jadi datang. "Kecewa yah, sudah bolos kerja karena memang mau lihat Raja Salman. Siapa tahu bisa salaman sama beliau kan kalau jadi," katanya 
 
Copyright © 2013 Go Onews
Shared by Themes24x7Powered byBlogger